Riba menjauhkan dari sukses
Hampir disemua tempat saat ini orang sangat mudah terjerumus kedalam riba, entah karena kebutuhan ekonomi ataupun masalah lain, semenjak saya tahu bahayanya riba bagi kehidupan dunia dan akhirat sangat berazam dengan sekuat tenaga untuk tidak terjerumus kedalamnya.
Ketika awal saya membangun bisnis, sudah beberapa kali tawaran pinjaman dari bank yang saya tolak, karena saya yakin bisnis tanpa riba akan lebih berkah walau diawal membangun bisnis butuh waktu,pikiran dan tenaga yang tidak sedikit, dengan keistiqomahan itu Allah kasih jalan kepada saya alhamdulillah bisnis saya semakin lama semakin tumbuh berkembang. Jika memungkinkan Syirkah (bagi hasil) itu baik dan seusai dengan syariat.
Jangan pernah berfikir bahwa riba akan melipatgandakan harta kita karena Allah gambarkan dalam QS. 30 : 39 ; “Dan sesuatu tambahan (riba) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka iba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)”.
Zakat dan sedekahlah yang akan melipatgandakan harta kita, bukan RIBA!
Jika kita tetap bersikukuh memakan riba maka Allah dan Rosulnya akan memerangi kita, jika sudah demikian kita pasti binasa , siapakah yang bisa melawan Allah dan Rosulnya?? , coba renungkan firman Allah ini QS. 2 : 278 – 279 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan seluruh sisa dari riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Alla hdan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya.”
Semua ulama sepakat, bahwa riba merupakan dosa besar yang wajib dihindari dari muamalah setiap muslim. Bahkan Sheikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya Bunga Bank Haram mengatakan, bahwa tidak pernah Allah SWT mengharamkan sesuatu sedahsyat Allah SWT mengharamkan riba. Seorang muslim yang hanif akan merasakan jantungnya seolah akan copot manakala membaca taujih rabbani mengenai pengharaman riba (dalam QS. 2 : 275 – 281)
Sungguh sangat binasa kita jika tetap bangga dengan riba, karena dosanya sangat besar seperti menzinahi ibu kita sendiri, Rosul bersabda, "Seringan ringannya dosa riba yaitu seperti halnya kita berjima dengan ibu kita sendiri (Ibn majah dan Al-hakim)
Mari kita suburkan kehidupan dan bisnis kita dengan usaha yang berkah, jauhi riba, sudah banyak sekali kisah kisah yang pengusaha muslim yang menggunakan riba, pada awalnya memang bisnisnya besar namun pada akhirnya bisnisnya juga bangkrut.
Semoga Allah melimpahkan petunjuknya kepada kita.